
Bangunasri, 13 Mei 2026 — Sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan gizi balita, UPTD Puskesmas Rejomulyo melaksanakan kegiatan inovasi ANTING EMAS (Asuh Balita Stunting untuk Mewujudkan Generasi Magetan Berkualitas) di Desa Bangunasri pada Selasa, 13 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan upaya pendampingan intensif kepada balita dengan masalah gizi agar mendapatkan perhatian, pemenuhan asupan gizi, serta pemantauan tumbuh kembang secara berkala. Dalam pelaksanaannya, Kepala Puskesmas Rejomulyo, dr. Idsak, turut hadir sekaligus menjadi bapak asuh bagi balita sasaran di wilayah kerja Puskesmas Rejomulyo.

Melalui program ini, balita sasaran mendapatkan PMT pemulihan senilai Rp15.000 per hari selama 90 hari. Bantuan makanan bergizi diberikan dalam bentuk protein hewani seperti ayam, telur, ikan, dan susu yang disalurkan setiap 10 hari sekali guna membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak.

Selain pemberian makanan tambahan, pemantauan rutin juga dilakukan setiap satu minggu sekali oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Bangunasri. Kegiatan pemantauan meliputi pengukuran berat badan dan panjang badan untuk mengetahui perkembangan kondisi balita secara berkala.
Program ANTING EMAS diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mendukung percepatan penurunan stunting dan perbaikan status gizi balita. Dengan perhatian, pendampingan, dan kolaborasi bersama, diharapkan anak-anak dapat tumbuh sehat, aktif, dan optimal demi terwujudnya generasi Magetan yang berkualitas.